Yuan Renminbi

Apa Itu Yuan Renminbi? Definisi CYN

Jika yuan adalah mata uang Negara Republik China? Lalu apakah yang dimaksud dengan Yuan Renminbi? Sebagian dari kita pasti masih belum mengenal istilah Renminbi dengan baik. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas definisi dan pengertian dari Yuan Renminbi Cina atau yang biasa disingkat sebagai CYN secara lengkap.

Pengertian China Yuan Renminbi

Yuan adalah sebutan untuk mata uang dari Republik Rakyat Tiongkok, penggunaan mata uang ini diatur dan diawasi oleh Bank Rakyat Tiongkok. Istilah Renminbi Yuan Tiongkok atau CNY terlihat sulit untuk dipahami karena penggunaannya yang bersamaan. Namun sebenarnya renminbi yuan merupakan dua istilah yang berbeda.

Istilah yuan digunakan untuk sistem keuangan dan ekonomi di China sebagai unit akun dari China. Sedangkan renminbi merupakan nama resmi yang diberikan oleh pemerintah China kepada mata uang mereka. 

Hingga kini Republik Rakyat China masih menggunakan mata uang Yuan Renminbi sebagai alat pembayaran yang sah dan diterima di Negara mereka. Pemerintah China masih berusaha untuk membuat mata uang mereka menjadi mata uang internasional yang diakui oleh Negara-negara di dunia. 

Mengenal China Yuan Renminbi (CNY)

Istilah yuan disingkat sebagai CNY, sedangkan untuk istilah Renminbi disingkat sebagai RMB. Yuan Renminbi Tiongkok adalah mata uang resmi untuk penduduk Tiongkok daratan. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa istilah Yuan mengacu pada unit mata uang di China, dan renminbi sendiri mengacu pada nama sebenarnya dari mata uang tersebut.

Istilah yuan renminbi diperkenalkan oleh Republik Rakyat Komunis Tiongkok kepada Negara China pada saat didirikan tepatnya pada tahun 1949. Mata uang nasional Negara Cina dikeluarkan oleh Bank sentral China atau People’s Bank Of China (PBOC).

PBOC berkantor pusat di kota Beijing, selain mencetak mata uang, bank sentral cina bertanggung jawab terhadap kebijakan moneter, fiskal, serta regulasi keuangan di China. Untuk melakukan tugas dan tanggung jawabnya, tim manajemen PBOC terdiri dari seorang gubernur, enam wakil gubernur, dan seorang kepala inspektur.

Simbol dari mata uang China Yuan Renminbi (CYN) adalah ¥, nilai dalam 1 yuan setara dengan 10 Jiao, lalu 1 Jiao setara dengan 10 fen. Uang kertas Yuan Renminbi yang beredar terdiri dari pecahan 1, 2, 5, 10, 20, 50, dan 100 yuan, serta pecahan 1, 2, dan 5 Jiao. Bank sentral China juga mencetak mata uang CYN dalam bentuk coin yang terdiri dari pecahan 1, 2 dan 5 fen, serta pecahan 1, 2, dan 5 Jiao.

Pertimbangan Khusus CYN 

Penggunaan istilah yuan dan renminbi sering digunakan secara bersamaan atau bergantian, sehingga membuat para investor kebingungan. Dalam penggunaannya, istilah yuan dan renminbi mirip dengan penggunaan istilah pound sterling dan pound pada mata uang dari United Kingdom (Inggris).

Poundsterling merupakan mata uang Inggris sedangkan istilah pound adalah satuan untuk menyebut denominasi dalam mata uang inggris. Seperti halnya istilah pound sterling, Anda dapat menyebut mata uang republik China dengan Renminbi, tetapi untuk menyebut referensi nilai dan harga Anda perlu menggunakan istilah Yuan.

Fakta Seputar Yuan Renminbi

Berbagai rumor seputar Yuan Renminbi terus beredar di kalangan masyarakat khususnya bagi para pebisnis internasional. Hal tersebut dikarenakan pro dan kontra dari penggunaan renminbi di kalangan masyarakat. Berikut ini fakta menarik seputar China Yuan Renminbi (CYN) yang perlu Anda ketahui:

1. Kelebihan Renminbi dibanding Dolar Amerika Serikat

Menurut pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) mata uang renminbi lebih stabil untuk digunakan dalam transaksi internasional jika dibandingkan dengan dollar Amerika Serikat. Hal tersebut membuat mata uang Yuan Renminbi lebih aman meskipun tidak terjamin secara total.

Selain itu, penggunaan mata uang Yuan Renminbi dalam transaksi di perdagangan internasional dapat mengurangi resiko. Sebab dollar AS mengalami fluktuatif yang berlangsung secara terus menerus, sehingga nilainya menjadi tidak tetap terhadap mata uang Negara lain.

2. Renminbi digunakan untuk transaksi Perdagangan Internasional

Mata uang Renminbi hanya diperuntukkan dan digunakan pada transaksi perdagangan internasional. Namun beberapa transaksi di China juga telah menggunakan dollar Amerika Serikat. Faktanya, renminbi memiliki nilai yang lebih rendah jika dibandingkan dengan dollar AS. 

Anda perlu mengetahui bahwa 1 USD setara dengan Rp 14.000, sedangkan 1 Renminbi setara dengan Rp 2.033. Selisih nilai mata uang dollar AS dengan Renminbi terhadap Rupiah terlihat sangat jauh. Hal tersebut yang membuat spekulasi bahwa penggunaan renminbi dapat memberikan keuntungan dalam dunia usaha. 

3. Ada Batasan Penggunaan Renminbi

Meski mata uang Yuan Renminbi digunakan dalam perdagangan internasional, tetapi tetap ada batasan dalam penggunaannya. Pemerintah China memiliki peraturan yang harus menguntungkan kedua belah pihak serta keuntungan dalam negeri. 

4. Tiga mata uang untuk transaksi Perdagangan Internasional

Di Indonesia sendiri, sebanyak 10 persen dari perdagangan internasional antara Indonesia dan China telah menggunakan Renminbi, hal tersebut berdasarkan pernyataan dari Dinno selaku ketua FPCI. Pemerintah Indonesia juga menetapkan tiga mata uang asing yang secara resmi digunakan dalam perdagangan internasional seperti dollar AS, Euro, dan Yen.

Yuan menjadi Mata Uang Utama Dunia

IMF atau yang dikenal dengan Dana Moneter Internasional telah menetapkan Yuan China atau Yuan Renminbi menjadi mata uang utama dunia yang digunakan sebagai mata uang cadangan devisa. China Yuan Renminbi ditetapkan menjadi anggota kelima dari Special Drawing Right (SDR). Kelima anggota SDR terdiri dari dollar AS, Euro, Poundsterling, yen, dan yuan renminbi.

Penetapan tersebut dikarenakan China merupakan ekonomi dunia terbesar kedua setelah Amerika Serikat, dan meminta yuan untuk menjadi mata uang cadangan sejak tahun 2020. Perubahan anggota pada kelompok SDR terakhir kali terjadi pada tahun 2000, yang artinya China berhasil masuk sebagai anggota kelima setelah 20 tahun.

Para pengamat yang terdiri dari IMF mengisyaratkan kepada China bahwa pada tahun 2030 mata uang Yuan Renminbi dapat menjadi satu dari tiga mata uang utama dunia. Bersama-sama dengan Dolar AS dan Euro menjadi tiga mata uang terkuat di dunia. 

Hadirnya Yuan Digital sebagai Penguat China Yuan Renminbi (CYN)

Pemerintahan China terus berupaya untuk meningkatkan perekonomian Negara dan nilai mata uang nasionalnya. Salah satunya adalah dengan menciptakan yuan digital sebagai alat pembayaran resmi pengganti uang tunai. Selain digunakan dalam transaksi perdagangan, yuan digital juga dapat digunakan sebagai bentuk investasi.

Masyarakat China dapat memiliki mata uang digital untuk mempermudah setiap aktivitas di masa yang akan datang. Namun belum dipastikan apakah yuan digital akan menjadi mata uang internasional seperti China Yuan Renminbi (CYN) yang lebih dulu ditetapkan menjadi salah satu mata uang utama dunia. Informasi selengkapnya seputar mata uang Negara – Negara maju bisa Anda dapatkan disini.