Stocks

Stocks definsi

Investasi berupa stocks kini menjadi incaran bagi generasi muda. Sudah banyak pemuda yang berminat melakukan investasi. Hal ini tentunya menjadi ladang penimbunan harta masa depan yang menggiurkan.

Para investor dalam pasar modal semakin tahun memang semakin pesat. Apalagi kini banyak generasi muda yang sudah melek dengan investasi masa depan. Sudah sepantasnya kita mengatur rencana keuangan masa depan melalui bisnis yang menggiurkan ini.

Sebagai kawula muda, kita memang harus segera melek akan budaya investasi. Banyak keuntungan yang akan kita dapatkan bila melakukan investasi. Sayangnya, masih banyak para pemuda yang mikir-mikir dalam mengelola keuangan melalui bisnis investasi.

Salah satu hal yang membuat beberapa orang ragu-ragu dalam melakukan investasi adalah keadaan keuangan yang belum stabil. Dalam melakukan investasi berupa stocks memang harus kita pikirkan keuangan yang kita miliki. Jangan sampai kita tidak bisa mengaturnya sehingga mengalami banyak kerugian.

Seperti pada ulasan ini, kami akan berbagi tentang investasi melalui stocks. Investasi ini sangat bergengsi bahkan memiliki banyak manfaatnya. Namun sebelum itu, kita perlu mengenali investasi ini terlebih dahulu.

Apa itu Stocks?

Sebagai informasi bahwa stocks merupakan istilah lain dari saham. Investasi dalam bentuk saham ini sebenarnya sangat umum dan bahkan dilakukan oleh banyak orang. Namun masih ada juga yang meragukan investasi dalam bentuk saham ini.

Perlu diketahui, saham merupakan suatu bukti yang dimiliki oleh seseorang tentang kepemilikan atau penyertaannya dalam suatu perusahaan maupun perseroan terbatas. Pemilik saham ini terkadang disebut sebagai owner alias pemilik suatu usaha. Namun tergantung dengan seberapa besar dia memegang kepemilikan itu.

Sebagai bukti kepemilikan saham, para pemegang saham ini biasanya mendapatkan selembar kertas resmi yang dikeluarkan oleh perusahaan. Dalam surat tersebut tentunya tertera informasi bahwa orang tersebut menjadi salah satu pemilik saham pada perusahaan yang bersangkutan. Selain itu, surat tersebut juga menerangkan besarnya nominal saham yang ditanam pada perusahaan sehingga dalam pembagian bonusnya tidak mengalami ketimpangan.

Manfaat Berinvestasi Saham

Bentuk keuntungan dalam setiap investasi saham tidak selalu berupa uang tunai. Beberapa perusahaan yang membuka slot kepemilikan saham biasanya juga akan menetapkan sejumlah aturan pembagian keuntungan dalam bentuk lembar saham yang baru sehingga jumlah lembar saham yang dimiliki para investor akan bertambah meskipun dari persentase terbilang sama.

Selain itu, ada juga beberapa manfaat dan keuntungan lain dari aktivitas investasi stocks yang dapat kamu temukan. Manfaat lain yang dimaksud adalah sebagai berikut.

  1. Deviden

Merupakan keuntungan perusahaan yang didapat dan dibagikan kepada para pemegang saham yang sebelumnya ditentukan dalam sebuah RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Bentuknya pun beragam, ada yang memang berbentuk uang tunai, namun tidak sedikit yang berupa saham.

Kendati demikian, pembagian deviden ini tidaklah sama untuk setiap perusahaan. Bahkan, bentuk lain yang biasa diberikan untuk pembagian keuntungan adalah berupa Capital Gain.

  1. Capital Gain

Investasi di dunia stocks tidak akan jauh-jauh dari yang namanya keuntungan. Salah satunya, seperti capital gain yang lebih lazim didapatkan terutama yang berkaitan dengan investasi trading stocks yang marak saat ini.

Capital gain merupakan selisih harga beli dan harga jual yang terbentuk dari aktivitas perdagangan saham di pasar modal. Misalnya kamu membeli saham X dengan harga Rp5.000 lalu menjualnya dengan harga Rp5.500 sehingga untuk setiap saham kamu akan mendapatkan capital gain sebesar Rp500.

Risiko Memiliki Investasi Saham

Selain memiliki berbagai manfaat dan keuntungan, tidak jarang investasi trading stocks juga mengalami risiko. Bahkan risiko dalam aktivitas investasi seperti ini cukup besar dan bahkan jika tidak cermat bisa menimbulkan kerugian yang besar. Beberapa risiko yang mungkin saja terjadi adalah sebagai berikut.

  1. Capital Loss

Risiko aktivitas investasi stocks yang satu ini dapat terjadi jika kinerja perusahaan menurun atau terjadi penurunan harga untuk setiap lembar sahamnya. Tentu hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari keadaan perusahaan, keadaan ekonomi dan politik, serta yang lainnya.

Dengan adanya risiko ini, harga saham per lembar akan jatuh dan memberi celah kerugian bagi setiap trader atau pemegang modal perusahaan. Oleh karenanya, tidak jarang mereka akan melakukan capital loss, yakni menjual saham demi bisa menyelamatkan dana yang masih tersisa.

  1. Risiko Likuidasi

Risiko ini terjadi ketika perusahaan yang sahamnya dimiliki mengalami kebangkrutan atau bahkan pembubaran. Hal ini sudah jelas akan menimbulkan kerugian karena keuntungan apapun bentuknya tidak akan bisa diberikan kepada para pemegang saham.

Kondisi seperti ini tentu sangat berat dirasakan oleh para pemegang saham. Apalagi jika tidak ada sisa kekayaan perusahaan, maka para pemegang saham tidak akan mendapatkan hasil likuidasi apapun. Oleh karenanya, setiap trader harus selalu mengikuti perkembangan perusahaan supaya tidak mudah mengalami kerugian tersebut.

FAQ

Apa itu BEI?

BEI merupakan kependekan dari Bursa Efek Indonesia. Penjualan berbagai saham ada pada BEI ini yang lokasinya berada di Jakarta.  Nah, Bursa Efek ini menjadi penyelenggara dalam menyediakan berbagai sistem maupun sarana dalam mempertemukan antara penjual dan pembeli Efek dari perdagangan Efek. 

Apakah BEI dan IDX itu sama?

Ya, BEI dan IDX itu adalah dua hal yang sama. IDX merupakan bentuk BEI secara internasional, yakni kependekan dari Indonesia Stock Exchange.

Bagaimana cara kerja Bursa Efek dalam menawarkan  stocks?

Suatu perusahaan yang menawarkan stocks seharusnya mengizinkan pihak lain dalam kepemilikan saham pada sanat. Perusahaan terbuka ini akan dipertemukan dengan pembeli alias investor melalui Bursa Efek Indonesia. Bila diibaratkan, Bursa Efek menjadi wadah jual beli saham antara investor dan pemilik perusahaan.

Bagaimana cara kerja investasi saham?

Pada dasarnya sistem kerja dari investasi stocks ini sangatlah sederhana. Suatu perusahaan akan menerbitkan saham di bursa saham seperti BEJ atau BEI. Perusahaan tersebut tentunya akan melakukan pengumpulan modal. Apabila ada pihak investor yang akan membeli saham tersebut, maka perusahaan akan melepaskannya melalui bursa saham itu.

Apakah kita dapat membeli saham secara langsung kepada perusahaan?

Untuk membeli saham, para investor akan dibantu oleh broker. Jasa perantara ini akan menghubungkan investor dengan pihak perusahaan. Kita tidak dapat melakukan pembelian stocks secara langsung tanpa melalui broker.

Apa itu Indeks saham?

Indeks saham merupakan suatu ukuran statistik yang menggambarkan pergerakan harga dari berbagai saham yang terkumpul dalam suatu sistem. Pengumpulan indeks ini memiliki kriteria serta metodologi yang dilakukan evaluasi secara berkala.

Apa itu Indeks LQ45 dalam Saham?

Indeks ini merupakan suatu daftar yang berisi saham-saham yang sudah terpilih sesuai dengan kriteria pemilihan seperti likuiditas dan kapitalisasi mengenai pasar yang tinggi dari keseluruhan saham yang berada pada Bursa Efek Indonesia.