Non Deliverable Swap

Definisi NDS (Non Deliverable Swap)

Pernahkah Anda mendengar istilah NDS? Istilah tersebut tentunya tidak akan asing bagi kalangan yang telah lama bergunjing dengan pertukaran mata uang. Namun sebagian kalangan rupanya juga masih bingung dalam memahami istilah tersebut. Anda tak perlu bingung, melalui artikel inilah Anda akan memahaminya dengan gampang.

Pengertian NDS

Perlu diketahui, Non Deliverable Swap (NDS) merupakan suatu variasi pada pertukaran mata uang. Pertukaran tersebut terjadi antara mata uang minor dengan mayor. Dalam praktiknya, pertukaran mata uang tersebut tidak dibatasi serta tidak perlu dilakukan konversi dengan mata uang sejenisnya.

Berdasarkan definisi di atas, kita dapat mengatakan bahwasanya pertukaran mata uang yang terjadi tidak memerlukan pengiriman mata uang seperti biasanya. Anda tidak memerlukan pertukaran secara fisik. Justru sebagai gantinya yakni dengan adanya penyelesaian berkala pada suatu NDS yang diterapkan dengan tunai. 

Penyelesaian pada NDS ini berpatokan pada selisih yang terjadi pada nilai tukar mata uang tersebut. Dalam prosesnya tentu terdapat penentuan kontrak SWAP serta penerusan non-kiriman yang nantinya akan digabung secara bersama-sama. Mata uang yang digunakan pun biasanya dalam bentuk Dollar AS.

Poin Penting Pada NDS

Ada beberapa poin yang perlu Anda perhatikan mengenai NDS. Pertama, pertukaran mata uang yang terjadi pada sistem ini diselesaikan menggunakan mata uang Dollar AS. Mata uang tersebut tentunya harus setara dengan dua mata uang yang melakukan pertukaran pada SWAP tersebut.

Kedua, SWAP dianggap tidak bisa dilakukan konversi. Hal tersebut terjadi karena tidak adanya suatu pengiriman fisik mata uang sebagai landasannya.

Ketiga, Non Deliverable Swap (NDS) dapat digunakan saat mata uang yang dijadikan sebagai landasan tersebut tidak dapat diperoleh dengan mudah. Selain itu, apabila terjadi suatu ketidakstabilan juga tidak dapat dipergunakan. Contohnya yakni mata uang yang memiliki keterbatasan penggunaannya seperti Korea Utara maupun Kuba serta mata uang yang digunakan oleh negara berkembang.

Variabel Pada NDS

Dalam praktiknya, SWAP sebenarnya tidak dapat dipergunakan oleh berbagai perusahaan yang tingkatnya multi nasional. Hal tersebut biasanya terjadi agar terhindar dari risiko pengelolaan nilai tukar. Pengembalian keuntungan yang didapat juga biasanya tidak diizinkan agar mata uang senantiasa terkendali.

NDS biasanya digunakan untuk melindungi adanya risiko devaluasi maupun depresiasi yang terjadi secara mendadak. Risiko tersebut biasanya terjadi pada mata uang yang terbatas dan likuiditas yang sedikit. Mereka juga menghindari biaya yang cukup mahal dalam melakukan penukaran mata uang di pasar lokal. 

Sebenarnya para lembaga keuangan di berbagai negara melakukan pembatasan dalam pertukaran mata uang. Mereka menggunakan NDS saat melakukan pembatasan. Hal tersebut akan melindungi eksposur yang terjadi ketika meminjam mata uang asing.

Ada beberapa variable pada NDS. Variable tersebut diantaranya 

  • Jumlah nosional alias jumlah transaksi yang terjadi pada suatu perusahaan pertukaran mata uang
  • Keterlibatan antara kedua mata uang
  • Waktu penyelesaian pertukaran mata uang
  • Rate kontrak SWAP
  • Biaya dan waktu penetapan harga spot yang memiliki independen dan reputasi

Cara Menentukan NDS

Untuk menentukan Non Deliverable Swap (NDS)  tentunya harus menggunakan rumus tertentu. Adapun rumus keuntungannya yakni (NS-NF) / S = N (1 – F / S). Dari rumus tersebut nantinya akan diketahui pertukaran mata uang yang tidak dapat dilakukan konversi. Sebagai penyelesaiannya, biasanya dollar AS digunakan sebagai pihak rekanan sedangkan pihak lain hanya sebagai mata uang yang ditukarkan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *