Euro

Apa itu Euro? – Definisi Mata Uang Euro

Seperti yang diketahui, setiap negara tentu memiliki mata uangnya masing-masing. Setiap mata uang tersebut juga memiliki nilai yang berbeda-beda. Saat ini sendiri ada sekitar 18 negara anggota Uni Eropa yang bahkan menggunakan mata uang sama yakni Euro. Ketahui dahulu definisi Euro tersebut.

Mengenal EUR (Mata Uang Euro)

Euro merupakan nama mata uang tunggal di Benua Eropa. Terutama pada negara yang tergabung sebagai anggota Uni Eropa. Akan tetapi, sampai saat ini tidak semua negara yang ada di kawasan tersebut menggunakan mata uang Euro. Salah satunya seperti Inggris.

Negara Inggris tetap menggunakan mata uang bernama Poundsterling yang pada saat itu sempat menjadi mata uang internasional. Tepatnya sebelum mata uang Dollar Amerika Serikat yang mendudukinya. Meski begitu, Inggris tetap menggunakan dan mempertahankan Poundsterling.

Setidaknya terdapat 18 negara yang ada di Benua Eropa menggunakan mata uang yang sama yakni Euro. Tujuan penggunaan mata uang yang sama tersebut tentu saja demi mendapatkan kemudahan transaksi antar negara sekalipun sekaligus untuk mendapatkan ekonomi yang jauh lebih stabil.

Sejarah Mata Uang Euro Digunakan

Tepatnya pada tanggal 1-4 Januari tahun 1000, negara yang tergabung sebagai anggota di Uni Eropa mengeluarkan Euro sebagai mata uang tunggalnya. Hal tersebut sendiri dilakukan atas dasar Persetujuan Maastricht. Mulai sejak itulah Euro sudah digunakan di pasar perdagangan uang yang ada.

Pada saat itu, masih ada 11 negara yang tergabung. Diantaranya Austria, Finlandia, Belgia, Prancis, Irlandia, Jerman, Belanda, Italia, Portugal, Luksemburg, serta Spanyol. Pada awalnya, setiap negara tersebut masih memiliki mata uang yang lama masing-masing.

Pada saat mulai keluar di pasar keuangan dunia, 1 mata uang Euro memiliki harga sebesar US$1,17. Kemudian, tiga tahun setelah itu tepatnya pada 1 Januari tahun 2002 digunakanlah uang fisik dari mata uang tersebut. Hal ini berarti mata uang sudah tergantikan sebagai Euro dari mata uang lama.

Simbol dan Filosofi Euro

Sama seperti mata uang yang ada di negara lainnya, Euro juga memiliki simbolnya sendiri. Lantas, seperti apa simbol dari mata uang tersebut? Memiliki tanda € dengan kode EUR. Simbol yang digunakan tersebut berasal dari huruf Yunani Kuno, Epsilon yang sekaligus memberi lambang huruf pertama dari kata Europe.

Sementara itu, pada gambar mata uang tersebut mulai dipilih setelah diadakan survey atas sepuluh kandidat. Kemudian dikurangi lagi sampai terdapat dua kandidat. Selanjutnya, diserahkan pada Komisi Eropa untuk memilih salah satu gambar dari mata uang tersebut.

Untuk pemenangnya sendiri adalah tim dengan empat orang ahli. Adapun perancang gambar sebenarnya dari simbol yang dijadikan pilihan tersebut adalah Alain Billiet. Sementara filosofi yang terkandung adalah kode dua garis berbentuk horizontal paralel yang berarti stabilitas Euro.

Desain Mata Uang Euro

Mata uang Euro memang beredar di negara-negara yang berbeda. Akan tetapi, desain uang kertas yang digunakan baik itu rupa maupun bentuknya tetap sama digunakan. Adapun perbedaannya sendiri adalah serinya saja. Hal ini berarti setiap negara memiliki serinya masing-masing sebagai pembedanya.

Seperti Irlandia dengan nomor seri T, Finlandia dengan nomor seri L, Jerman dengan nomor seri X, dan Belanda dengan nomor seri P. Tidak hanya itu saja, uang logam juga terbilang berbeda desainnya pada setiap negara yang menggunakan mata uang tersebut.

Terdapat lambang negara yang berbeda satu sama lain. Dengan begitu, tentu saja akan jauh lebih mudah untuk mengetahui asal dari mana negara yang menggunakan uang tersebut. Dapat dikatakan juga bahwa Euro sudah menjadi uang pemersatu belasan negara yang ada di Benua Eropa saat ini.

Negara-negara yang Menggunakan Euro

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Euro merupakan mata uang tunggal yang digunakan pada anggota Uni Eropa di Benua Eropa. Akan tetapi, tidak semua negara yang ada di wilayah tersebut menggunakan mata uang ini. Terdapat beberapa daftar negara yang menggunakannya.

Diawali dengan sebelas negara penggagasnya yakni Austria, Finlandia, Belgia, Prancis, Irlandia, Jerman, Belanda, Luksemburg, Portugal, serta Spanyol. Negara tersebut memakai mata uang Euro sejak tahun 1999. Disusul dengan negara lainnya yang mulai menggunakan mata uang ini. 

Mulai dari Yunani, Siprus, Slovakia, Malta, Slovenia, Estonia, serta yang terakhir adalah Latvia. Tidak hanya itu saja, beberapa negara kecil lainnya juga memakai mata uang tersebut. Seperti di Monako, Andorra, Vatikan, serta San Marino.

FAQ

Apa itu Euro?

Euro merupakan nama mata uang beberapa negara anggota Uni Eropa. Kelompok negara tersebut dikenal dengan Area Euro atau Zona Euro. Euro sendiri merupakan salah satu mata uang terbesar kedua yang paling banyak diperdagangkan. Setelah yang pertama yakni Dollar Amerika Serikat.

Mata uang tersebut digunakan secara resmi juga oleh beberapa negara di luar Eropa yakni sejumlah wilayah khusus anggota Uni Eropa. Tentu saja lebih dari 200 juta orang yang ada di berbagai belahan dunia memakai mata uang yang dipatok ke Euro tersebut.

Kapan Mata Uang Euro Mulai Digunakan?

Tepatnya pada tanggal 1 hingga 4 Januari pada tahun 1999 mata uang Euro sudah digunakan. Yakni diawali oleh 11 negara yang memang sudah tergabung sebagai anggota Uni Eropa. Dengan begitu, mata uang tersebut dijadikan sebagai mata uang tunggalnya.

Akan tetapi, jika secara fisiknya mata uang tersebut baru saja terpakai pada tanggal 1 Januari tahun 2002. Untuk rupa dan bentuknya sendiri di semua negara memang sama. Hanya saja uang logamnya di bagian belakang berbeda karena memiliki lambang sesuai identitasnya masing-masing.

Berapa Nilai Mata Uang Euro?

Euro merupakan mata uang cadangan kedua setelah Dollar Amerika Serikat. Pada tahun 2019 tepatnya di bulan Desember sudah ada lebih dari €1,3 triliun yang beredar. Tidak heran jika mata uang tersebut mempunyai nilai gabungan tertinggi dari uang koin maupun kertas yang beredar di belahan dunia.

Adapun nilai mata uang 1 Euro sama dengan 17.300,01 Rupiah Indonesia. Sementara itu, 1 Euro sama dengan 1,19 Dollar Amerika Serikat. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa nilai tukar dari mata uang yang satu ini terbilang cukup tinggi.

Apa Saja Mata Uang Paling Berpengaruh di Dunia?

Setidaknya terdapat empat jenis mata uang selain Euro yang merupakan paling berpengaruh di berbagai belahan dunia. Pertama adalah US Dollar, mata uang ini sangat berpengaruh di dunia. Terlebih mata uang tersebut sangat mudah untuk diperdagangkan bahkan ditemui di mana saja.

Sementara yang kedua adalah Euro, bahkan dikatakan bahwa mata uang ini mempunyai harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan Dollar. Ketiga adalah Poundsterling yang digunakan di kawasan Inggris Raya. Terakhir adalah Yen Jepang dengan tingkat ekonomi yang kuat terutama pada bidang ekspornya.

Itulah informasi mengenai EUR (definisi Euro) yang bisa diketahui. Negara-negara yang ada di kawasan Eropa sendiri termasuk sebagai negara maju. Hal tersebut juga membuat mata uang Euro menjadi salah satu alat transaksi kedua terbesar setelah Dollar Amerika Serikat.